Kawan, pernah kita bersama ketika dahulu
Erat sungguh tangan ku kaugenggam, ibarat kulit dan kuku.
Asyik senda dan bercerita
Engkau jadi pangkuan tatkala ibu bapa berjauhan. engkau sudi memberikan secebis telinga kepadaku
Engkau berikan aku kata-kata semangat, kata-kata kekuatan yang membajak motivasi diriku.
Kawan, kini kita berjauhan, aku rindu kalian. Kawan, kalian merupakan yang terbaik,
dan aku mengharapkan yang terbaik jua untuk kalian
andainya ada suatu persinggahan yang memungkinkan kita bertemu kembali
akan aku sediakan tali ukhuwah tambatan jihad itu kembali
Sahabat, hadirmu dulu membawa seribu kuntum keceriaan, buah kemanisan
Sahabat, laksana kasturi yang mewangi, tidak luput selama-lamanya
Wahai sahabat, aku rindu pada kalian semua.
Asyik senda dan bercerita, ceria-ceria selalu pada wajah kemesraan
Perpaduan dan ukhuwah yang telah terbina, kita rempuh bersama-sama.
Teman, engkau berbakti kepada ku, engkau lah aku sanjung,
membantu di kala aku memerlukan, memberi nasihat di kala aku lupa
Teman, jika diri ini tidak mampu hidup bersedirian, engkaulah hadir membawa keceriaan
Teman, moga ukhuwah yang terjalin merapatkan jarak perpisahan
Teman, aku rindu pada kalian.
Kawan, sahabat, dan Teman
Kalian ibarat pohon-pohon rendang untukku bersandar sementara
Walaupun tidak sempurna
pada mataku kalian cukup sempurna dicorakkan oleh seni kehidupan
Biarlah orang kata kita buruk, tapi mari sama-sama kita perbetulkan
Moga-moga ukhuwah yang terjalin kekal selamanya
Kekasih
Kekasih teman hidup
Mungkin engkau hadir menggantikan mereka
Engkau anugerahya yang bakal tiba
Aku mula sedar dan bersedia erti perjuangan dalam onak kepayahan waktu
Akan hadirmu membawa nakhoda bersama-sama
Akan rempuh duri-duri bisa dan api kehidupan
Kekasih
Mungkin bukan sekarang
Tapi aku menanti mu dengan penuh tatapan kesabaran
moga kita terus berjuang dalam redahan itu
Terima kasih Kawan, Sahabat, Teman dan Kekasih
Kalian anugerah Tuhan Maha Esa, Maha Penyayang
Membajak tarbiyah dan Dakwah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar